Sabtu, 26 Maret 2016

Kita Kurang Mandiri - 1001 Masalah Indonesia

"Indonesia dilihat dari sumber daya-sumber dayanya, bukan negara yang primitif. Kita punya potensi yang besar" ujar bapak Rahmat Burhanuddin. Beliau adalah seorang seorang aerospace engineer flight dynamic specialist di PT Dirgantara Indonesia yang sudah berdedikasi selama lebih dari 20 tahun di dunia konstruksi dan penerbangan Indonesia.

Indonesia kaya akan sumber daya alam, tetapi kita tidak maju karena sumber daya manusianya tidak berkualitas. Pernyataan itu tidak sepenuhnya benar. Kenalkah anda dengan Habibie atau ratusan tokoh asal indonesia lain yang karyanya diakui dunia? Prestasi kita sebenarnya tidak sedikit.

Masalahnya, menurut bapak yang akrab disapa Burhan ini, di Indonesia, permintaan produk-produk berkualitas tinggi masih rendah. Itulah mengapa para ahli asal Indonesia yang mempunyai ilmu dan kemampuann tinggi banyak yang berakhir bekerja di luar negri karena di Indonesia mereka tidak dapat lahan untuk digarap. Walaupun faktanya warga Indonesia masih bisa hidup damai dengan standar produk lokal yang rendah, jika dibiarkan, hal ini menjadi masalah. Kesejahteraan kita tidak akan maju, kita akan kalah bersaing, dan akhirnya kita hanya akan menjadi tujuan investasi internasional karena pekerja kita bisa dibayar murah.

Yang pertama bisa mengatur masalah ini sebenarnya pemerintah sendiri. Mereka yang sebenarnya bertugas mendorong, mengawasi, mengendalikan, dan mengelola sistem yang mendukung terjadinya kenaikan dan kemajuan standar. Kita, sebagai masyarakat bertugas untuk melaksanakan aturan yang diatur pemerintah dan memproduksi karya yang sebaik mungkin. "Kedepan kita harus mengoptimalkan peranan sumber daya, bukan hanya menguras habis."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar